Mungkin ini saatnya juga aku memilih untuk belajar menjadi teman saja, buatmu.
Semuanya memang telah berakhir.
Terpuruk kecewa, mengucap selamat tinggal pada bahagia.
Cinta dan perhatianku berakhir diujung sia-sia, sirna tak tersisa.
Mengapa setelah cinta itu berlabuh, justru hampa yang ku dapat?
Dulu aku selalu berpihak pada mimpi yang ku yakini suatu saat akan menghadirkan getar bahagia dihariku.
Jika air mata harus jadi jembatan untuk membunuh segala duka dan ragu yang bertahta, aku ikhlas.
Raga.. menangislah malam ini dan tersenyumlah untuk bahagia yang kau yakini hari ini, lusa, atau nanti.
Atas nama apakah kedekatan kita selama ini? begitu sederhana kau memulakan, begitu menyakitkan kau mengakhiri.
Atas nama apakah kedekatan yang membungkus hari kita selama ini? saat pertama kutakluk pada cintamu, aku selalu percaya, kau yang terbaik dan terindah di hidupku.Tak ada tanda yang kau jelmakan.
Tak ada sinyal yang kau gaungkan.
Tak ada sepatah kata pun terucap dibibirmu.
Hanya sebaris kata dan sejuta luka yang kamu sisakan untukku.
http://soundcloud.com/rini-afrina/pasto-tanya-hati-feat-roma

Tidak ada komentar:
Posting Komentar