Kini aku sadar.Aku memang nggak pantes buat kamu.
Aku hanya seorang perempuan lemah yang nggak bisa jadi apa yang kamu inginkan, dan nggak pantes buat kamu banggain.
Aku perempuan bodoh yang nggak bisa ngertiin maksud hati kamu selama ini.
Sikap kamu yang buat aku mengerti kalo aku nggak ada artinya dihidupmu, mungkin aku hanya pembawa masalah saja buat kamu.
Kenapaaaa?
Kenapa baru sekarang kamu sadarkan aku kalo bukan aku dihatimu?
Kalo sejak awal aku tau, aku nggak akan pernah maksa kamu untuk disini bersamaku, karna aku tau hatimu hanya buat dia.
Kembalilah bersamanya, karna aku tau, hanya dia yang bisa bahagiakanmu.
Dia.. dialah yang akan selalu ada dihatimu.
Dia yang bisa memberi pelangi dihidupmu
Dan hanya dia yang selama ini kamu rindukan.
Aku nggak akan pernah bisa jadi seperti dia, sampai kapan pun aku nggak akan pernah bisa
Aku berharap kamu kembali bersamanya, nggak perlu kamu hirau kan aku disini, sewajarnya kamu mencintainya.
Karna kamu bukan milikku.
Karna hatimu bukan untukku.
Dia yang telah lama ada dihatimu, jadi kekasihmu sesungguhnya, bukan aku.
Aku merelakanmu, karna aku mencintaimu.
Biarlah malam yang menemaniku saat ini.
Biarlah rintikan hujan yang menjadi suara indah yang selalu membisikanku disaat aku merasa sepi.
Dan biarlah keheningan yang mengisi kekosongan hatiku.
Ya Tuhan...
Ajari aku cara mengikhlaskan seseorang yang bukan miliku.
Ajari aku tersenyum melihatnya bahagia bersama orang lain.
Dan jangan biarkan aku meneteskan air mata untuk kisah ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar