Kini air mata membasahi wajahku lagi.
Suara hening kesedihan terus mengikutiku.
Aku adalah seorang wanita yang dulu membayangimu.
Aku adalah seorang wanita yang dulu kamu kenal.
Kini aku hanya dapat menari perlahan diruangan kosong.
Bisakah keheningan menggantikan tempatmu saat ini?
Kini aku mencoba...
Mencoba merelakan kamu pergi dan membiarkan keheningan datang untuk mengisi hatiku.
Aku terlalu takut keluar.
Karena luka selalu hadir disekitarku.
Kini hanya kesendirian yang aku butuh, untuk menghilangkan sejenak luka yang ada.
Hancur!!!!
Semua tlah hancur dari cerita yang hampir tak bernafas.
Dimana dulu ada cinta, kini hanya ada aku dan keheningan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar